Halaman

Monday, August 26, 2013

puisi pahlawan

Tegar

Tegarlah laksana karang
kan kau hadapi tetes air atau gelombang
karena hatimu bagai bahtera
terombang ambing lautan badai

Jujurlah sebagai kesatria
kan kau sumpahi penipu dan pengkhianat
karena lidahmu seumpama pedang
menjagamu atau membelahmu

Lembutlah seperti sang kekasih
kan kau sayangi yang lemah lagi papa
karena tanganmu bak perisai
melindungi orang-orang teraniaya

kini, cerialah serupa kanak-kanak
kan kau mainkan kelak mimpi-mimpi hari ini
karena doaku sederas sungai
menghantarmu dewasa melintas masa



depok, 18 januari 2009
untuk Wafi yang lagi sering cemberut..