Halaman

Thursday, July 4, 2013

Dari Negeri yang Jauh...

Keteladanan dan perjuangan di negeri ini selalu menjadi inspirasi, sejak berabad-abad lalu bahkan sejak dimasa nabi. Akulah sang pengamat yang tersengat, saat setelah ratusan tahun akhirnya negeri ini mulai bergerak, bebas menentukan cita-citanya... Menjadi kebahagiaan bagiku yang tak bisa kusembunyikan, berharap merambah seluruh negeri-negeri Islam.. hingga ke nusantaraku tercinta..
Ya, Revolusi Mesir, babak baru dakwah kita

Setahun berlalu, bahagiaku tak menghasilkan apa-apa untuk dunia. Tapi kini, saat perjuangan mereka tercabik-cabik di negeri mereka sendiri, yang diraih dengan kesabaran dan pengorbanan hampir seabad lamanya, aku tak kuasa.. tak adakah kejernihan yang bisa kita renungi bersama? Apakah semua harus menurut pada apa yang disampaikan media? Bahagiaku menjadi luka yang begitu mendalam...

Sedih ini bukan berarti menyesali, dukaku bukan kuteruskan dengan ratapan.. aku telah menyimak rapat, bahwa kemenangan itu dekat... dan dari negeri yang jauh, aku hanya sekedar menjadi seorang pengamat.. Doa-doa kulantunkan dalam sepi, pedih dan mimpi kubawa sendiri, ceritaku hanya barisan kata yang tak berarti.

Semoga aku sah menjadi salah satu saksi, bahwa perjuangan saudara-saudaraku itu dalam naungan ilahi, jika  keyakinan itu begitu mendalam, cukuplah keteguhan kalian menghibur hati ini..

Daru negeri yang jauh, aku merangkul anak-anakku... berharap dari darah yang mengalir dalam diri mereka ada al Qur'an, seperti pemimpin Mesir yang hafizh, seperti pemimpin ikhwan yang penuh semangat juang...

Wafi, Bina, Yahya.. dan Yasin...
Umi ingin mencatatkan untuk kalian, bahwa negeri Mesir akan dimenangkan. Pemenang bukan tak pernah dikalahkan, pemenang adalah mereka yang tidak menyerah... selamanya..

Kamis, 3 JUli 2013